BEM: Kampus Unnes Banyak Pelecehan Seksual Kepada Mahasiswi, Berikut Jumlah Korban

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 17:49 WIB
Ilustrasi. Anak di bawah umur di Bekasi menjadi korban pelecehan seksual oleh orang yang diguga pekerja di pasar (Pikiran Rakyat Bekasi/Pixabay)
Ilustrasi. Anak di bawah umur di Bekasi menjadi korban pelecehan seksual oleh orang yang diguga pekerja di pasar (Pikiran Rakyat Bekasi/Pixabay)

Permasalahan psikologis penyintas seperti kecemasan yang ditimbulkan oleh kasus kekerasan seksual mempengaruhi dalam mengambil keputusan untuk melaporkan kasus tersebut.

Selain itu, penyintas juga perlu mempertimbangkan biaya yang akan menyebabkan penundaan dalam pelaporan kasus kekerasan seksual.

"Pun dengan kebijakan rektor yang mengatur kekerasan seksual yang sudah ada di beberapa kampus dirasa belum maksimal karena masih diikuti dengan struktur birokrasi yang tidak independent dan justru syarat akan kepentingan," terang dia.

Atas dasar itu, lanjut dia, BEM KM UNNES berupaya untuk mendorong agar diterbitkannya Peraturan Menteri tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan Tinggi.

"BEM KM UNNES mendorong Komnas Perempuan untuk turut pro-aktif dalam mendesak Mendikbud-Ristek segera menerbitkan peraturan menteri yang dapat menjawab permasalahan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi," ungkapnya.***

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X