Komplotan Pencuri di Sirkuit Mandalika Berhasil Ditangkap

- Rabu, 24 November 2021 | 14:57 WIB
Jaringan Copet Intersional Yang Diamankan Polda NTB (Berita Nusra)
Jaringan Copet Intersional Yang Diamankan Polda NTB (Berita Nusra)

Selebihnya, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menjelaskan, komplotan Pencuri yang beraksi di Sirkuit Mandalika itu berjumlah 8 orang, dimana 1 orang ditangkap di TKP, 3 lainnya ditangkap di pelabuhan lembar, sedangkan 4 lainnya ditangkap di kapal feri menuju Bali yang berhasil diringkus hari itu juga.

"Berkat kerjasama tim, 4 pelaku berhasil diamankan hari Minggu kemarin, satu di Gate 3, sisanya kami ringkus di Pelabuhan lembar, 3 jam setelah pelaku yang diamankan di Sirkuit Mandalika dan 4 orang lainnya ditangkap di kapal feri di hari yang sama tapi di waktu yang berbeda," jelasnya.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Vaksin di Blora Dosis 1 dan 2, Mulai Hari Ini Sampai Sabtu 27 November 2021, Cek Lokasi….

Dikatakan tertangkapnya 8 komplotan itu, berdasarkan kerjasama tim yang solid, sesaat setelah pelaku yang ditangkap di Gate 3 Sirkuit Mandalika, pihaknya memblokade semua jalur keluar KEK dan juga memblokade semua pelabuhan.

Alhasil Komplotan Pencuri asal Jakarta itu berhasil ditangkap dan diamankan, lalu 4 orang ditetapkan sebagai tersangka, dan empat lainnya masih dilakukan pendalaman.

"Hingga saat ini kami berhasil meringkus 8 komplotan Pencuri asal Jakarta itu, dimana 4 diantaranya sudah ditetapkan tersangka sedangkan 4 lainnya masih didalami, dan kami akan terus lakukan pengembangan agar komplotan meraka ini berhasil kami ringkus hingga ke akarnya," lanjut hari.

Baca Juga: Pertamina Jamin Seluruh Fasilitas Toilet Tidak Dipungut Bayaran alias Gratis

Tak hanya beroperasi di lombok, komplotan ini juga beroperasi sampai keluar negeri seperti Malaysia dan Singapura.

"Jadi mereka tidak hanya beroperasi di Lombok saja, melainkan di daerah lain di Indonesia seperti Batam dimana mereka sudah melakukan 50an kali penjambretan, bahkan sampai ke Malaysia dan Singapura, dan untuk Pasal yang kita sangkakan adalah pasal 363," tutup Hari

Hasil penyelidikan sementara, 8 komplotan pencuri asal Jakarta itu, murni datang untuk mencuri, bukan untuk merusak nama Lombok atau event seperti yang dikatakan warga dalam beberapa postingan media yang memberitakan kejadian itu.

Halaman:

Editor: Joko Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puluhan Rumah di Jember Rusak Diterjang Angin Kencang

Senin, 17 Januari 2022 | 07:20 WIB

Satu Rumah Warga Ambruk Diterpa Erupsi Gunung Semeru

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:30 WIB

Arteria Dahlan Bakal Diperiksa di Polresta Soetta

Rabu, 24 November 2021 | 15:39 WIB

Begini Cara Kemas Barang ke Luar Negeri

Rabu, 24 November 2021 | 15:21 WIB
X