Terkait Kasus Korupsi Penyediaan Fasilitas Impor Garam Industri, Kejagung Menetapkan 5 Tersangka

- Kamis, 10 November 2022 | 13:01 WIB
Terkait Kasus Korupsi Penyediaan Fasilitas Impor Garam Industri, Kejagung Menetapkan 5 Tersangka (Beritabulukumba.com)
Terkait Kasus Korupsi Penyediaan Fasilitas Impor Garam Industri, Kejagung Menetapkan 5 Tersangka (Beritabulukumba.com)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan lima tersangka dalam kasus korupsi penyediaan fasilitas impor garam industri dari 2016 hingga 2022.

Dari lima tersangka dugaan korupsi impor garam industri, tiga pejabat tinggi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terseret di dalamnya.

Kejaksaan menduga ada pengalihan dana dari importir garam ke pejabat Kementerian Perindustrian.

Baca Juga: Inavac, Vaksin Covid-19 Buatan Anak Bangsa Resmi Diluncurkan

Ketiga pejabat tersebut adalah Muhammad Khayam (MK) selaku Direktur Jenderal Industri Kimia Obat dan Tekstil Kementerian Perindustrian periode 2019-2022, Fridy Juwono (FJ) selaku Direktur IKFT, Kementerian Perindustrian, dan Kasubbag IKFT Yosi Arfianto (YA).

Selain itu, tersangka pihak swasta lainnya, Tony Tanduk (FTT), yang ditahan sejak ditangkap pada Rabu, 2 November 2022.

Alhasil, pada Senin 7 November 2022, Kejaksaan Agung menetapkan pelaku Sanny Wikodhiono (SW) atau Sanny Tan (ST) sebagai Manajer Pemasaran PT Sumatraco Langgeng Makmur dan Direktur PT Sumatraco Langgeng Abadi.

Baca Juga: Ramalan Tarot: 6 Zodiak yang Memiliki Hoki Baik di Awal Tahun 2023, Jika Berani Memulai untuk Berbisnis, Cuan!

Kejagung juga menyebut tersangka Sanny Wikodhiono (SW) alias Sanny Tan (ST) adalah bendahara Asosiasi Industri Pengolahan Garam Indonesia (AIPGI) dan Tony Tanduk (FTT) sebagai ketua AIPGI yang terlibat dalam kasus tersebut.

Halaman:

Editor: Nurdian Ghufron

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X