Mengenal ForcedEntry, Perangkat Lunak yang Diduga Memata-matai Para Pejabat RI

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 18:52 WIB
Mengenal ForcedEntry, Perangkat Lunak yang Diduga Memata-matai Para Pejabat RI (asumsico)
Mengenal ForcedEntry, Perangkat Lunak yang Diduga Memata-matai Para Pejabat RI (asumsico)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Belum lama ini para pejabat RI dilaporkan menjadi target perangkat lunak mata-mata (spyware) yang dirancang oleh sebuah perusahaan pengawasan Israel.

Melansir akun instagram @asumsico, para pejabat yang menjadi sasaran ialah menteri perekonomian Airlangga Hartarto, personel senior militer, dua diplomat, dan penasihat Kementerian Pertahanan dan Luar Negeri Indonesia.

Diketahui mereka menerima pesan email dati Apple Inc pada bulan November 2021 lalu. Isi pesan itu mengatakan bahwa Apple yakin keenam pejabat tersebut menjadi target sasaran penyerang yang didukung negara.

Baca Juga: Arief Rohman: Blora Terima Rp160 Miliar DBH Migas Cepu di 2023, untuk Bangun Jalan

Lantas perangkat lunak apa yang digunakan oleh pelaku untuk memata-matai para pejabat Republik Indonesia?

Apple dan peneliti keamanan menyebut perangkat lunak yang digunakan pelaku untuk memata-matai pejabat RI adalah ForcedEntry.

ForsedEntry adalah perangkat lunak yang digunakan oleh vendor pengawasan siber Israel, NSO Group. Fungsi alat tersebut membantu agen mata-mata asing dari jarak jauh tanpa terlihat menggunakan iPhone.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Pisces Minggu 2 Oktober 2022: Tambahkan Percikan ke Dalam Hidupmu Hari Ini

Selain itu, peneliti keamanan Google menilai ForcedEntry merupakan salah satu perangkat lunak tercanggih secara teknis. Jadi alat ini tak mengandalkan interaksi penggunaan.

Halaman:

Editor: Nurdian Ghufron

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X