Satu Hari Sebelum Dibunuh, Brigadir J Diancam Dibunuh hingga Menangis Ketakutan

- Senin, 25 Juli 2022 | 07:21 WIB
Satu Hari Sebelum Dibunuh, Brigadir J Diancam Dibunuh hingga Menangis Ketakutan
Satu Hari Sebelum Dibunuh, Brigadir J Diancam Dibunuh hingga Menangis Ketakutan

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo, duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat 8 Juli 2022 lalu oleh Bharada E, masih menjadi misteri.

Benarkah kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J tersebut dilandasi oleh perbuatan pelecehan seksual oleh Brigadir J terhadap istri Kadiv Propam.

Beberapa kejanggalan ditemukan dalam kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J tersebut.

Baca Juga: Menguak Misteri Kematian Brigadir J, Berikut Ini Kronologi Selengkapnya

Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari kanal YouTube tvone pada Minggu 24 Juli 2022 lalu, pihak kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyebut sejumlah temuan baru kasus polisi tembak polisi.

Kamaruddin Simanjuntak membeberkan bahwa ada ancaman yang diterima Brigadir J sebelum tewas dalam insiden baku tembak dengan Bharada E.

Baca Juga: Kuasa Hukum: Brigadir J Sempat Ketakutan Menerima Ancaman Sebelum Tewas Tertembak

"Hal yang menarik yang kami temukan itu, sebelum dilakukan penyelidikan dan penyidikan. Saya sudah berbicara kepada saksi. Bahkan ada saksi yang sangat spektakuler," ungkap Kamaruddin Simanjuntak dari kanal YouTube tvone pada Minggu 24 Juli 2022.

Bahkan menurut Kamaruddin juga, karena ancaraman tersebut Brigadir J begitu ketakutan hingga menangis, ketika Brigadir J menangis pertanda ada sesuatu hal yang serius.

Baca Juga: Bharada E Sebut Irjen Ferdy Sambo Pelaku Kasus Kematian Brigadir J yang Sebenarnya, Betulkah?

Halaman:

Editor: Tiko Septianto

Sumber: TV One, You tube

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X