Mengenal ACT yang Viral Usai Kabar Dugaan Petingginya Lakukan Penyelewengan Dana

- Selasa, 5 Juli 2022 | 12:19 WIB
Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengakui mengambil lebih dari 12,5 persen untuk operasional lembaga dari jumlah donasi yang berhasil dikumpulkan. ACT mengklaim hanya mengambil sekitar 13,5 persen dari donasi tersebut (Screenshoot instagram/@ibnu_khajar)
Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengakui mengambil lebih dari 12,5 persen untuk operasional lembaga dari jumlah donasi yang berhasil dikumpulkan. ACT mengklaim hanya mengambil sekitar 13,5 persen dari donasi tersebut (Screenshoot instagram/@ibnu_khajar)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Baru-baru ini Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendapat sorotan dari masyarakat. Usai kabar dugaan para petingginya melakukan penyelewengan dana.

ACT sendiri merupakan lembaga filantropi pengumpul donasi umat.

Untuk lebih mengenal ACT, berikut pendiri dan juga kekayaannya.

Dalam laporan tahunan ACT 2020 yang diakses lewat https://act.id/laporan_keuangan Ketua Dewan Pembina ACT, Ahyudin juga diketahui sebagai pendiri organisasi tersebut.

Baca Juga: PPKM Jawa Bali Diperpanjang Sampai 1 Agustus 2022, Disisi Lain Cakupan Vaksinasi Booster Masih Kurang

Namun, Ahyudin telah membuat pernyataan resmi pengunduran diri dari organisasi sejak awal 2022.

Posisinya kini digantikan Ibnu Khajar. Selama ini nama Ahyudin memang lekat dengan dunia filantropi dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Dia dikabarkan menerima gaji Rp250 juta per bulan.

Untuk diketahui, pada 21 April 2005, ACT secara resmi diluncurkan secara hukum sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan.

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X