Pertamina Rugi Rp190 Triliun, Erick Thohir Disindir Terlalu Sibuk Kampanye

- Jumat, 20 Mei 2022 | 10:03 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir.  (Tangkap layar Youtube KEMENTERIAN BUMN RI)
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Tangkap layar Youtube KEMENTERIAN BUMN RI)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap prediksi kerugian yang akan menimpa PT Pertamina sebesar US$12,98 miliar atau sekira Rp190,8 triliun pada akhir tahun.

Hal ini membuat sindiran datang pada Menteri BUMN, Erick Thohir, mengapa hal tersebut justru diungkap oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dilansir dari pikiran-rakyat.com dengan judul artikel Sri Mulyani Ungkap Kerugian Pertamina Bisa Capai Rp190 Triliun, Erick Thohir Disebut Sibuk Kampanye, prediksi kerugian tersebut disebutkan Sri Mulyani akibat arus kas Pertamina yang sudah defisit US$2,44 miliar atau sekira Rp35,86 triliun pada Maret 2022.

Baca Juga: Penampilan Baru Tika Panggabean Bikin Pangling! Ngaku Pakai Diet, Resepnya Cuma Ini...

Defisit tersebut disebutkan Sri Mulyani akibat adanya kenaikan harga minyak dunia dan Pertamina tidak langsung menaikkan harga minyak dalam negeri.

"Bapak MenBUMN @erickthohir yth, mhn penjelasan hal2 sbb : Kenapa defisit cash pertamina dan PLN thn 2022 diperkirakan sktr Rp 190 trilyun dan sktr Rp 71 trilyun tdk pernah Bpk buka dan justru Menkeu yg buka ?" kata mantan sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter miliknya.

Baca Juga: Kumpulan Link Twibbon Terbaru Acara Harkitnas (Hari Kebangkitan Nasional 2022), Cocok Dipasang Medsos

Diucapkan Said Didu pada beberapa waktu lalu, Erick Thohir seharusnya menyampaikan laporan mengenai laporan keuangan BUMN, termasuk Pertamina di dalamnya.

Said Didu menyindir aktivitas yang dilakukan Erick Thohir terkait laporan mengenai Pertamina yang seharusnya menjadi tanggung jawab pria berusia 51 tahun itu.

Baca Juga: Maia Estianty dan Mulan Jameela Terlihat Akrab, Begini Respon Al Ghazali

Halaman:

Editor: Tiko Septianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X