Krisis Sri Lanka Kian Memburuk, Bagaimana Nasib WNI di Sana?

- Rabu, 18 Mei 2022 | 09:23 WIB
Unjuk Rasa Krisis Ekonomi Sri Lanka (islamtoday.id)
Unjuk Rasa Krisis Ekonomi Sri Lanka (islamtoday.id)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Krisis Ekonomi yang dipicu pandemi Covid-19 dan salah urus roda perekonomian telah menguras keuangan Sri Lanka untuk mengimpor bahan bakar, obat-obatan, dan kebutuhan penting lainnya.

Pemadaman listrik yang berlarut-larut terjadi, termasuk antrean panjang di berbagai stasiun pengisian bahan bakar di Sri Lanka.

Baca Juga: Sopir Bus Kecelakaan Maut Tol Surabaya-Mojokerto Berpotensi Jadi Tersangka

Tak berhenti sampai di situ, krisis kali ini turut berdampak pada meningkatnya harga pangan yang membuat warga Sri Lanka kesulitan memenuhi asupan nutrisi.

Unjuk rasa damai berminggu-minggu yang menuntut pengunduran diri sang perdana menteri berubah menjadi kerusuhan pada Senin, 9 Mei 2022.

Baca Juga: Menteri Pertahanan Ukraina: Perang di Negara Ini Memasuki Fase Berlarut-larut

Krisis finansial terburuk di Sri Lanka sejjak merdekan pada tahun 1948 itu telah memicu keraguan terhadap masa depan di bawah pimpinan Gotabaya Rajapaksa.

Status darurat telah ditetapkan menyusul rentetan protes yang diwarnai kekerasan terhadap cara pemerintah Sri Lanka menangani krisis ekonomi yang semakin parah.

Baca Juga: Daley Blind Mendesak Dewan Manchester United Untuk Sepenuhnya Mendukung Erik ten Hag

Halaman:

Editor: Nurdian Ghufron

Sumber: Instagram @antaranewscom

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Coba 'Sogok' LPSK dengan 2 Amplop

Minggu, 14 Agustus 2022 | 19:39 WIB

Terima SPDP FS, Kejagung akan Bekerja Profesional

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:31 WIB

Ketua LPSK: Bharada E Mendapat Perlindungan Darurat

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:04 WIB

KPK Amankan Uang saat OTT Bupati Pemalang

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 07:57 WIB

Satgas Merah Putih Resmi Dibubarkan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:29 WIB
X