10 Tahun Perjalanan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

- Kamis, 14 April 2022 | 10:56 WIB
Ilustrasi Tindak Pidana Kekerasan Seksual. (Foto. Pixabay)
Ilustrasi Tindak Pidana Kekerasan Seksual. (Foto. Pixabay)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) ini telah melalui lika-liku panjang selama 10 tahun.

Mulai dari pro kontra di masyarakat, pergantian nama, hingga dianggap melegalkan seks bebas, sampai akhirnya kini RUU TPKS telah disahkan dan menjadi payung hukum penegakan kekerasan seksual di Indonesia.

RUU yang kini telah berganti menjadi UU TPKS itu disahkan melalui rapat paripurna yang digelar pada Selasa, 12 April 2022.

Baca Juga: Menjadi Perdebatan Antara Luhut dan Mahasiswa UI, Apa Itu Big Data?

Baca Juga: Ramalan Zodiak Scorpio, 14 April 2022: Harian, Kesehatan, Cinta, dan Karir

Pengesahan RUU menjadi UU ini diharapkan dapat melindungi para perempuan, kaum disabilitas, dan anak-anak Indonesia dari para predator seksual yang selama ini kasusnya banyak terjadi di tanah air.

Sebelumnya banyak sekali pertanyaan terkait sulitnya pengesahan RUU tersebut.

Berikut perjalanan panjang satu dekade RUU TPKS yang telah berubah menjadi UU.

Tahun 2012, muncul ide menggagas RUU Pencegahan Kekerasan Seksual (PKS).

Tahun 2014, Komnas Perempuan, LBH Apik Jakarta, dan Forum Pengada Layanan (FPL) menyusun akademik dan draf RUU PKS.

Halaman:

Editor: Tiko Septianto

Tags

Terkini

X