Rocky Gerung: Ade Armando Mengalami Pengeroyokan Karena Dirinya Lebih Dikenal Sebagai Buzzer, Bukan Akademisi

- Rabu, 13 April 2022 | 10:19 WIB
Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai pengeroyokan pada Ade Armando (sl/Ist/YouTube)
Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai pengeroyokan pada Ade Armando (sl/Ist/YouTube)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Tindak kekerasan berupa pengeroyokan yang menimpa Ade Armando pada demo mahasiswa 11 April 2022 lalu di depan Gedung MPR/DPR telah menemui titik terang, polisi berhasil menangkap diduga pelaku pengeroyokan.

Menanggapi aksi pengeroyokan terhadap Ade Armando, pengamat politik Rocky Gerung menyayangkan kehadiran Ade Armando yang hadir pada saat demo tersebut, menurutnya Ade Armando dinilai massa sebagai seorang influencer atau buzzer dan bukan sebagai dosen atau dari kalangan akademisi.

"Yang mendasari kenapa Ade mengalami kekerasan karena ia dikenal sebagai buzzer, seandainya dia tidak dikenal sebagai buzzer pasti orang akan mengajak Ade berdebat sesuai kapasitasnya sebagai akademisi" ucap Rocky Gerung.

Baca Juga: Real Madrid 2-3 Chelsea: Gol Karim Benzema Membawa El Real ke Semifinal Liga Champions

Baca Juga: Polisi Tangkap Pengeroyok Ade Armando, Begini Sosoknya...

Menurut Rocky, istilah buzzer saat ini sudah dianggap sebagai penjilat atau pengabdi istana yang berupaya memanipulasi data dan fakta.

"Kita tidak menghendaki itu terjadi, demokrasi melarang itu dan mahasiswa tau prinsip itu," ucap Rocky Gerung, seperti dikutip dari kanal Youtube Rocky Gerung Official, Selasa, 12 April 2022.

Ia yakin bahwa aksi kekerasan semacam itu bukan dilakukan oleh mahasiswa, karena menurutnya mahasiswa sudah memiliki sikap yang matang.

Baca Juga: Insiden Penembakan Kereta Bawah Tanah Brooklyn, Pelaku Masih Diburu Kepolisian Setempat

Baca Juga: Polda Metro Jaya Lakukan Perburuan Pelaku Penganiayaan Ade Armando, Begini Tanggapan UI

Halaman:

Editor: Tiko Septianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X