Waspada Varian Omicron Siluman! dr Siti Nadia Tarmizi: Sudah Ada 332 Kasus!

- Jumat, 4 Maret 2022 | 18:31 WIB
Varian Baru COVID-19 Omicron Siluman, Lebih Berbahaya dan Sulit Terdeteksi? (foto: pixabay)
Varian Baru COVID-19 Omicron Siluman, Lebih Berbahaya dan Sulit Terdeteksi? (foto: pixabay)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat, kali ini karena siluman Omicron.

dr Siti Nadia Tirmizi, juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes menyampaikan telah bertambah kasus terbaru varian Omicron siluman tersebut, "Sudah ada 332 kasus ya," ungkapnya pada Jumat, 4 Maret 2022.

Namun demikian masyarakat masih belum banyak yang mengetahui apa itu varian Omicron siluman.

Baca Juga: REVIEW The Witch's House MV Remake Game Horror Klasik Yang Semakin Mengerikan!

Baca Juga: Tidak Ingin Menikah, Beredar Rumor Han So-hee dan Song Kang Berpacaran

Baca Juga: 3 Profil Pemain Utama Film Garis Waktu

Omicron siluman merupakan sub varian dari Omicron yaitu BA.2 yang sudah mulai masuk ke Indonesia. Virus ini diketahui terindentifikasi di sejumlah negara Eropa hingga Asia.

Awal masuknya Omicron ke Indonesia pada 27 November 2021 yang diduga berasal dari warga negara Indonesai (WNI) yang tiba dari Nigeria.

Nadia Tirmizi pun mengatakan Omicron siluman ini didapatkan dari pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) pada sampel pasien Covid-19 pada 3 Maret 2022 lalu.

Menurutnya, sub varian Omicron ini dikhawarirkan memicu gejala berat lebih dari varian aslinya yaitu BA.1.

Halaman:

Editor: Tiko Septianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X