Mantan Pramugari Siwi Widi Purwanti akan Dihadirkan KPK dalam Sidang Suap Pegawai Pajak

- Kamis, 27 Januari 2022 | 14:07 WIB
Kasus korupsi mantan pegawai di Ditjen Pajak,Wawan Ridwan tersingkap.Duit korupsi disebut mengalir ke mantan pramugari Garuda Siwi Widi Purwanti (dok, Tribun)
Kasus korupsi mantan pegawai di Ditjen Pajak,Wawan Ridwan tersingkap.Duit korupsi disebut mengalir ke mantan pramugari Garuda Siwi Widi Purwanti (dok, Tribun)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Siwi Widi Purwanti, mantan pramugari Garuda Indonesia akan dihadirkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang kasus dugaan suap pegawai pajak.

Seperti diketahui, mantan pegawai pajak Wawan Ridwan didakwa melakukan suap, penerimaan gratifikasi dan pencucian uang.

Wawan Ridwan yang merupakan Kepala Bidang Pendaftaran, Ekstensifikasi dan Penilaian Kantor Wilayah Ditjen Pajak Sulselbar didakwa menerima suap senilai 600 ribu dolar Singapura dari hasil rekayasa pajak para wajib pajak, yakni PT Gunung Madu Plantations, PT Bank PAN Indonesia (Panin) Tbk, dan PT Jhonlin Baratama.

Selain itu ia juga mendapatkan gratifikasi lain dari delapan perusahaan lain dan satu wajib pajak pribadi.

Baca Juga: Prediksi dan Susunan Pemain FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Timor Leste Malam Ini, Kamis 27 Januari 2022

Dana tersebut lantas digunakan Wawan Ridwan untuk membeli beberapa aset pribadinya dan disalurkan ke beberapa pihak.

Jaksa KPK menduga adanya aliran dana dari Wawan Ridwan ke Siwi Widi Purwanti dan akan menghadirkannya ke sidang.

Aliran dana yang diterima Siwi Widi Purwanti sebesar 647 juta rupiah.

Hal ini disampaikan oleh jaksa saat membacakan dakwaan untuk Wawan Ridwan dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidanan Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (26/1).

Baca Juga: 27 Januari 2022 Diperingati Hari Peringatan Holocaust International, Begini Sejarah Singkatnya

"Melakukan 21 kali transfer kepada Siwi Widi Purwanti selaku teman dekat Muhammad Farsha Kautsar," kata jaksa.

Muhammad Farsha Kautsar sendiri diketahui adalah anak kandung dari Wawan Ridwan.

Jaksa mengatakan bahwa aliran dana tersebut dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu antara April sampai Juli 2019.

Selain kepada Siwi Widi Purwanti, rekan kuliah Farsha yang bernama Adinda Rana Fauziah dan Bimo Edwinanto juga menerima uang masing-masing 39 juta dan 296 juta rupiah.

Halaman:

Editor: Bondan Nugrahanto

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X