Masyarakat Tolak Permintaan Maaf Abdul Gafur Mas'ud Usai Terkena OTT KPK

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:55 WIB
Tangkapan layar. (@penajamterkini_net)
Tangkapan layar. (@penajamterkini_net)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Penangkapan Abdul Gafur Mas'ud (AGM) yang juga menjabat sebagai Bupati di Penajam Paser Utara (PPU) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggegerkan banyak pihak.

AGM terjaring kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat dirinya dan 10 orang lainnya.

Bupati muda pemimpin daerah Ibu Kota Negara (IKN) baru Indonesia itu, ditangkap di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta.

Saat itu, dirinya diduga tengah asik berbelanja.

Baca Juga: Kasus Korupsi Bank Jateng Cabang Blora Dilimpahkan Kejaksaan, Tersangka Segera Disidang

Hasil jaringan KPK sendiri, menemukan barang bukti berupa belanjaan beberapa barang bermerek, satu koper berisikan uang dalam pecahan rupiah.

Duit pemulus yang diterima AGM diduga sebanyak Rp 112 miliar.

AGM sendiri menyampaikan harapan dan permintaan maafnya kepada masyarakat. Khususnya, daerah yang ia pimpin, PPU.

Hal itu viral di media sosial Instagram.

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X