Berikut Ini Kronologi Lengkap OTT KPK pada Walikota Bekasi Rahmat Effendi

- Jumat, 7 Januari 2022 | 06:44 WIB
Rahmat Effendi Walikota Bekasi menjadi tersangka kasus suap senilai 5 miliar rupiah. (/Pikiran Rakyat/ Muhammad Rizky Pradila)
Rahmat Effendi Walikota Bekasi menjadi tersangka kasus suap senilai 5 miliar rupiah. (/Pikiran Rakyat/ Muhammad Rizky Pradila)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

Beserta 8 orang lainnya Walikota Bekasi Rahmat Effendi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemerintahan Kota Bekasi pada Kamis, 6 Januari 2022.

Terkait penangkapan ini, Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut dilakukan setelah penyidik KPK mendapat informasi dari masyarakat adanya dugaan penyerahan uang kepada penyelenggara negara, pada Rabu 5 Januari 2022.

Baca Juga: Walikota Bekasi Rahmat Effendi Terjaring OTT KPK, Berikut Ini Daftar Tersangka Lainnya

"Tim KPK bergerak menuju di sebuah lokasi di Kota Bekasi. Tim mendapatkan informasi jika uang akan diserahkan oleh MB selaku Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Bekasi kepada Wali Kota Bekasi," ujarnya di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis, 6 Januari 2022.

Tim penyidik KPK kemudian melakukan pengintaian dan mengetahui jika MB telah masuk ke rumah dinas Wali Kota Bekasi dengan membawa sejumlah uang dan diduga telah diserahkan kepada Wali Kota Bekasi.

Baca Juga: Berikut Ini Peranan Masing-masing Tersangka dalam Kasus Suap Walikota Bekasi Rahmat Effendi

Sekitar pukul 14.00 WIB penyidik KPK bergerak dan langsung mengamankan MB pada saat keluar dari rumah dinas Wali Kota Bekasi.

Tim lanjut Firli, kemudian masuk ke rumah dinas Wali Kota dan mengamankan beberapa pihak di antaranya RE (Wali Kota Bekasi), MY, BK, dan beberapa ASN Pemkot Bekasi.

Halaman:

Editor: Tiko Septianto

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X