Kasus Pencabulan 12 Santriwati Sampai Hamil Dikaitkan dengan Sikap PKS yang Tolak RUU Kekerasan Seksual

- Jumat, 10 Desember 2021 | 16:05 WIB
Herry Wirawan (36) guru pesantren di Kota Bandung pelaku pemerkosaan 12 orang santrinya. (Twitter/Ayang_Utriza)
Herry Wirawan (36) guru pesantren di Kota Bandung pelaku pemerkosaan 12 orang santrinya. (Twitter/Ayang_Utriza)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Seorang guru pesantren bernama Herry Wirawan menjadi sorotan warganet setelah aksinya memperkosa 12 santriwati terkuak ke publik.

Bahkan, beberapa korban telah melahirkan bayi. Usai kasus ini mengemuka, pegiat media sosial Eko Kuntadhi pun ikut bersuara.

Dia bahkan tak segan meminta agar Herry segera dibalas dengan hukuman mati.

Atau paling tidak seumur hidup dan dikebiri secara permanen.

Baca Juga: Begini Reaksi Deddy Corbuzier Soal Guru Pesantren di Bandung yang Cabuli 12 Santriwati Sampai Hamil

Menurutnya, berkaca dari kasus di atas, hukum dan aturan kekerasan seksual harusnya dibuat lebih tegas.

Ini penting agar bisa melindungi korban, dan menjerat pelaku dengan hukuman yang setimpal.

“Sebenarnya DPR sudah membuat rancangan undang-undang penghapusan kekerasan seksual. Salah satu targetnya, yaitu untuk melindungi korban kekerasan dari para pemangsa seperti iblis Herry ini,” kata Eko dikutip dari Cokro TV, Jumat (10/12/2021).

Eko lantas mengaitkan tindakan Herry Wirawan dengan sikap Partai Keadilan Sejahtera atau PKS.

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X