PPKM Diperpanjang Sampai 1 November, Waspada Gelombang Ketiga di Natal dan Tahun Baru

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:58 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan. /Dok. Humas Kemenko Marves/
Luhut Binsar Pandjaitan. /Dok. Humas Kemenko Marves/

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mewaspadai gelombang ketiga Covid-19 terjadi pada Natal dan Tahun Baru.

Luhut yang juga Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali itu mengingatkan agar masyarakat berhati-hati meski tren kasus Covid-19 sudah menurun drastis jika dibandingkan saat lonjakan gelombang kedua pada bulan Juni-Juli 2021.

"Kemungkinan gelombang ketiga yang terjadi pada Natal dan Tahun Baru yang akan datang. Kita harus tetap berhati-hati," tutur Luhut Pandjaitan.

Baca Juga: Berikut Link Twibbon Maulid Nabi Muhammad SAW, Bisa Share ke Facebook, Instagram, dan WhatsApp

Menurut Luhut tren kematian akibat Covid-19 yang terus menurun saat ini.

Saat ini kasus aktif secara nasional jumlahnya sekira 18 ribu. Kasus aktif di Jawa-Bali, sementara itu, jumlahnya sekira 7 ribu.

Jumlah kasus aktif itu sangat jauh berbeda jika dibandingkan pada bulan Juni-Juli 2021 lalu di mana kasus aktif tertinggi pernah mencapai 570 ribu pada 15 Juli 2021.

Baca Juga: Bendera Merah Putih Tidak Berkibar di Podium Piala Thomas Cup 2021, Taufik Hidayat Singgung Menpora

"Pada 17 Oktober 2021, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Bali mencatat 0 kematian dan provinsi lain di Jawa dan Bali hanya mencatat kurang dari 5 kematian per hari," tutur Luhut Pandjaitan dikutip Pikiran-rakyat.com dari Antara pada 18 Oktober 2021.

Halaman:

Editor: Tiko Septianto

Tags

Terkini

X