Ratusan NAPI Pesantren Kilat di Lapas Semarang Resmi Diwisuda

- Kamis, 21 April 2022 | 21:32 WIB
Ratusan NAPI Pesantren Kilat di Lapas Semarang Resmi Diwisuda
Ratusan NAPI Pesantren Kilat di Lapas Semarang Resmi Diwisuda

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Pesantren kilat bagi narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang resmi ditutup atau diwisuda, Kamis (21/04).

Pesantren yang dilaksanakan di Masjid At- Taubah Lapas Semarang itu telah berlangsung sejak awal Ramadhan. Penutupan pesantren dihadiri oleh Kalapas Semarang, para pejabat struktural Lapas Semarang, ustadz pembimbing serta 100 peserta pesantren kilat.

Kalapas Semarang, Tri Saptono Sambudji dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan dan ditingkatkan serta bekerja sama dengan pelbagai pihak dalam proses pembinaan di Lapas Semarang.

“Kegiatan ini penting untuk meningkatkan iman dan taqwa serta pengetahuan para narapidana. Harapannya mereka dapat mengaplikasi pengetahuan agama yang mereka dapat dari kegiatan pesantren ini, bukan hanya pada bulan Ramadhan tetapi juga pada keseharian mereka,” harap Tri Saptono.

Baca Juga: Memperingati Hari Kartini, TP PKK Blora Lakukan Ziarah Makam RA Kartini dan Pocut Meurah Intan

Nuryanto, satu dari 100 narapidana yang lulus dari pesantren kilat ini mengungkapkan, tidak ada rasa selain bahagia karena mampu mendalami bacaan Alquran dengan baik.

"Karena sebelum ikut pesantren kilat ini, saya belum bisa mengaji maupun baca Alquran dan tidak mendalami ilmu agama sama sekali," kata narapidana berusia 28 tahun tersebut.

Selama dua minggu ini, Nuryanto mendapatkan pembinaan dari program Pesantren Kilat ini. Ia mempelajari seluruh ilmu baca Alquran seperti masalah tartil, tahfidz, tajwid dan gharib.

Metode yang diajarkan sejumlah pengajar ini dinilai sangat menyenangkan dan mudah untuk dihapalkan.

Halaman:

Editor: Bondan Nugrahanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X