Kepala Satpol PP Semarang: Wilayah Kita Jadi Tempat Buangan PGOT

- Rabu, 29 September 2021 | 15:31 WIB
Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto saat diwawancarai awak media. (Suaramerdeka.com)
Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto saat diwawancarai awak media. (Suaramerdeka.com)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Kota Semarang menjadi wilayah favorit Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) beroperasi.

Bahkan dari data Satpol PP Kota Semarang menyebutkan selama pandemi ini sudah 300 orang lebih PGOT yang terjaring razia.

Mereka berasal dari wilayah sekitaran Kota Semarang. Seperti Kabupaten Kendal, Demak, Kabupaten Semarang, dan Batang.

“Wilayah kita jadi tempat buangan PGOT, karena itulah kita rajin melakukan yustisi penertiban,” ujar Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, Rabu (29/9/2021).

Baca Juga: Tampilan Warna Plat Nomer Kendaraan Akan Berubah, Ini Alasannya

Fajar pun sudah berkomunikasi dengan pihak Satpol PP beberapa daerah di sekitaran Kota Semarang.

Supaya ikut juga memantau pergerakan PGOT. “Saya sudah komunikasi dengan teman-teman Satpol luar Kota Semarang,” katanya.

Diakuinya, semenjak awal pandemi jumlah PGOT yang beroperasi di Kota Semarang meningkat.

Hal itu juga yang menjadi alasan hampir setiap hari pihaknya melakukan yustisi PGOT. Dikatakannya, PGOT limpahan itu rata-rata beroperasi di wilayah pinggiran Kota Semarang.

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X