Mendapat Serangan Rudal Diduga dari Militer Rusia, Presiden Polandia: Tidak Ada Bukti

- Selasa, 22 November 2022 | 08:52 WIB
Mendapat Serangan Roket Diduga dari Militer Rusia, Presiden Polandia: Tidak Ada Bukti (Istimewa)
Mendapat Serangan Roket Diduga dari Militer Rusia, Presiden Polandia: Tidak Ada Bukti (Istimewa)


BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Berita serangan roket yang meledak di wilayah Polandia mulai menggemparkan dunia internasional.

Serangan roket terjadi pada Selasa, 15 November 2022, di perbatasan Polandia-Ukraina.

Serangan roket menghantam pabrik biji-bijian Polandia di perbatasan dengan Ukraina.

Baca Juga: Terkait Korban Gempa Cianjur, BNPB Sediakan 47 Tenda Pengungsian

Ada banyak spekulasi tentang serangan roket yang meledak di wilayah Polandia.

Ada yang mengatakan serangan roket itu dilakukan oleh militer Rusia.

Sebagian lainnya mengatakan serangan itu merupakan tindakan kambing hitam terhadap Rusia.

Baca Juga: Digempur Rezeki Halal dari Berbagai Arah, 3 Zodiak Ini Optimis Berlimpah Cuan di Tahun 2023

Tindakan kambing hitam itu kabarnya ditujukan untuk mencemarkan nama baik Rusia saat KTT G20 di Bali.

Di tengah banyak spekulasi tentang serangan itu, duta besar NATO kemudian mengadakan pertemuan darurat untuk mengatasi insiden yang menewaskan dua orang itu.

Sementara itu, Presiden Polandia Andrzej Duda mengatakan serangan roket itu tidak datang dari Rusia.

Baca Juga: Gebyar Hoki di Tahun 2023, 6 Zodiak Akan Diserbu Rezeki dan Cuan Skala Tak Terbendung, Miskin Minggat

"Dari informasi yang kami dan sekutu kami miliki, itu adalah roket S-300 buatan Uni Soviet, roket tua dan tidak ada bukti bahwa itu diluncurkan oleh pihak Rusia," ungkap Presiden Polandia.***

Editor: Nurdian Ghufron

Sumber: Suara Merdeka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X