Fakta Mengerikan dari Penyakit Cacar Monyet yang Mewabah di 72 Negara, Berikut dengan Gejalanya

- Minggu, 24 Juli 2022 | 11:06 WIB
Cacar Monyet Menyebar, Afrika Butuh Alat Tes dan Vaksin ( istockphoto.com / Berkay Ataseven)
Cacar Monyet Menyebar, Afrika Butuh Alat Tes dan Vaksin ( istockphoto.com / Berkay Ataseven)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengumumkan wabah cacar monyet atau monkeypox sebagai darurat kesehatan global dengan level alarm tinggi.

Dalam konferensi pers Sabtu (23/7/2022) waktu setempat, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengemukakan wabah ini telah menyebar di lebih dari 70 negara. Situasi tersebut merupakan keadaan luar biasa yang memenuhi syarat sebagai keadaan darurat kesehatan global.

"Saya telah memutuskan bahwa wabah #monkeyprox global merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional," kata Tedros, seperti dikutip Minggu (24/7/2022).

Cacar monyet adalah penyakit zoonosis virus yang terjadi terutama di daerah hutan hujan tropis di Afrika tengah dan barat. Namun, cacar monyet kini tak lagi menjadi penyakit endemik di kawasan tersebut.

Baca Juga: Rentetan Kasus Cacar Monyet yang Menyebar di 72 Negara, Pertama Kali Ditemukan Tahun 1970

Dalam beberapa bulan terakhir, cacar monyet menyebar dengan cepat di lebih dari 40 negara di luar Afrika. Ini merupakan kejadian yang tidak biasa.

WHO juga mengatakan telah menghapus perbedaan antara negara-negara endemik dan non-endemik untuk penyakit cacar monyet demi menghindari stigma dan rasisme.

Cacar monyet merupakan penyakit langka yang dipicu oleh virus monkeypox. Penyakit ini biasanya dimulai dengan gejala yang mirip dengan flu, termasuk demam, sakit kepala.

Kemudian nyeri otot, kedinginan, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Gejala tersebut kemudian berkembang menjadi ruam menyakitkan yang dapat menyebar ke seluruh tubuh.

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X