WHO Tetapkan Wabah Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan Global, Banyak Ditularkan Melalui Aktivitas Seksual

- Minggu, 24 Juli 2022 | 10:50 WIB
Beginilah penampakan tangan korban virus cacar monyet. Virus ini banyak dijumpai pada pria yang melakukan hubungan seks dengan sesama pria dan berganti-ganti pasangan.  (Instagram @nu.nl)
Beginilah penampakan tangan korban virus cacar monyet. Virus ini banyak dijumpai pada pria yang melakukan hubungan seks dengan sesama pria dan berganti-ganti pasangan. (Instagram @nu.nl)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah cacar monyet (monkeypox) sebagai darurat kesehatan global. Keputusan itu diumumkan pada Sabtu pagi, 23 Juli 2022, waktu setempat, setelah WHO menggelar rapat komite darurat kedua tentang masalah ini pada Kamis, 21 Juli 2022.

Wabah cacar monyet yang awalnya hanya berada di Afrika sejak terdeteksi pertama kali pada 1970an kini menyebar ke seluruh dunia. WHO sudah menyatakan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global yang berarti statusnya sekarang sama dengan pandemi Covid-19.

Cacar monyet dinamakan demikian karena pertama kali ditemukan pada monyet. Virus penyebabnya terkait virus cacar mematikan yang sukses diberantas pada 1980, tetapi jauh lebih ringan.

Mutasi virus yang kini beredar di luar Afrika adalah versi lebih ringan dari dua versi yang diketahui. "Saya telah memutuskan bahwa wabah cacar monyet global merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Baca Juga: Kemenkes Sebut Vaksin Cacar Efektif Untuk Cegah Penyakit Cacar Monyet

Tedros mengatakan komite untuk sementara tidak dapat mencapai konsensus. Namun, dia mengambil keputusan setelah mempertimbangkan lima elemen yang diperlukan untuk memutuskan apakah wabah masuk dalam kriteria darurat kesehatan masyarakat global.

Keputusan yang diambilnya sementara terbatas pada wabah yang menyebar di antara pria yang berhubungan seks dengan pria, terutama mereka yang punya banyak pasangan. "Itu berarti wabah ini dapat dihentikan dengan strategi yang tepat dalam kelompok yang tepat," sambung Tedros.

Saat ini, lebih dari 16.500 kasus cacar monyet dilaporkan terdeteksi di 74 negara. WHO sebelumnya telah membahas kemungkinan menetapkan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global dalam pertemuan komite darurat pertama pada 23 Juni 2022.

Pada saat itu, Tedros menyatakan berdasarkan saran komite darurat, wabah tersebut 'bukan sebagai darurat kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian internasional', tetapi diakui sebagai 'ancaman kesehatan yang berkembang' yang akan dipantau sangat ketat oleh WHO.***

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X