INDIA Kembali Memanas Usai Penangkapan Seorang Jurnalis Muslim

- Jumat, 1 Juli 2022 | 21:44 WIB
Polisi menahan para aktivis dari partai Hindu sayap kanan yang memprotes pembunuhan Selasa atas Kanhaiya Lal, seorang pria Hindu dalam dugaan serangan agama di kota Udaipur barat di New Delhi, India, Rabu, 29 Juni 2022.  (Bonsernews.com/voaindonesia.com/AP/Manish Swarup)
Polisi menahan para aktivis dari partai Hindu sayap kanan yang memprotes pembunuhan Selasa atas Kanhaiya Lal, seorang pria Hindu dalam dugaan serangan agama di kota Udaipur barat di New Delhi, India, Rabu, 29 Juni 2022. (Bonsernews.com/voaindonesia.com/AP/Manish Swarup)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Negara India mulai memanas. Dampak dari sebuah politik identitas.

Memanasnya India disebabkan kepolisian di ibu kota India, New Delhi, menangkap seorang jurnalis Muslim pada Senin malam (27/6/2022).

Penangkapan tersebut dilatarbelakangi tudingan melukai sentimen agama.

Penangkapan itu banyak dikecam sebagai contoh terbaru dari menyusutnya kebebasan pers di era pemerintahan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi.

Baca Juga: Pria 52 Tahun Ini Nekad Berangkat Haji dengan Berjalan Kaki Selama Satu Tahun hingga Sampai di Tanah Suci

Mohammed Zubair, salah satu pendiri situs pemeriksa fakta Alt News, ditangkap karena tweet yang menurut polisi sengaja menghina "dewa agama tertentu."

Perwira polisi senior KPS Malhotra mengatakan kasus itu didaftarkan setelah ada pengaduan dari pengguna Twitter dan Zubair ditahan selama satu hari.

Jurnalis di seluruh India semakin menjadi sasaran karena pekerjaan mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Beberapa orang telah ditangkap dengan tuntutan pidana yang ketat atas posting di media sosial, di mana mereka secara rutin menghadapi ancaman dan trolling.

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X