Alasan Starbucks Menutup Fasilitas Kamar Mandi untuk Umum

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 12:51 WIB
Starbuck shoop (pexels)
Starbuck shoop (pexels)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Menutup kamar mandi untuk umum dilakukan oleh salahsatu perusahaan penjual kopi terbesar di dunia yakni Starbucks.

Hal itu ditegaskan oleh CEO Starbucks Howard Schultz. Dikatakannya, Starbucks pertama kali mengizinkan kamar mandinya digunakan untuk umum pada 2018.

Setelah dua pria kulit hitam dilarang menggunakannya di Starbucks Philadelphia ketika mereka menunggu seorang teman datang.

Dari berbagai sumber menyebutkan, saat mereka kemudian duduk di toko tanpa memesan apa pun, seorang karyawan Starbucks memanggil polisi.

Baca Juga: Ijazah Habib Novel: Amalan Hasbunallah Wanikmal Wakil, Dibaca Sekian Kali di Waktu Ini

Kemudian mereka ditangkap karena masuk tanpa izin. Tidak ada biaya yang pernah diajukan.

Insiden itu memicu protes dan publisitas negatif. Perusahaan meminta maaf dan menutup semua tokonya selama sehari untuk mengadakan pelatihan bias rasial bagi karyawan.

Tetapi Schultz mengatakan pada konferensi New York Times DealBook di Washington, DC, Kamis, 9 Juni 2022 bahwa perusahaan mungkin harus mengubah kebijakannya sekali lagi.
Ia mengatakan bahwa masalah kesehatan mental yang berkembang menjadi ancaman bagi staf dan pelanggan dan mempersulit karyawan Starbucks untuk mengelola tokonya dengan kebijakan saat ini.

"Kami harus memperkuat toko kami dan memberikan keamanan bagi orang-orang kami," kata Schultz seperti dikutip Times pada konferensi tersebut.

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X