Krisis Sri Lanka: Para Pengunjuk Rasa Menyerukan Pemerintah Baru Untuk Mengambil Kendali

- Rabu, 11 Mei 2022 | 10:43 WIB
Krisis Sri Lanka: Para Pengunjuk Rasa Menyerukan Pemerintah Baru Untuk Mengambil Kendali
Krisis Sri Lanka: Para Pengunjuk Rasa Menyerukan Pemerintah Baru Untuk Mengambil Kendali

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Para pengunjuk rasa di Sri Lanka yang menderita krisis ekonomi terburuk dalam sejarah telah menyerukan pemerintah baru untuk mengambil alih negara mereka.

Presiden Sri Lanka,Gotabaya Rajapaksa mendesak ketenangan sehari setelah negara pulau itu menyaksikan bentrokan paling berdarah yang merenggut delapan nyawa dan juga mendorong saudaranya, Mahinda Rajapaksa untuk mundur sebagai perdana menteri.

Protes anti-pemerintah atas kekurangan bahan bakar dan barang-barang penting lainnya terus berlanjut di seluruh Sri Lanka selama hampir sebulan.

India sejauh ini telah memberikan bantuan lebih dari 3,5 miliar dolar kepada Sri Lanka, karena negara itu memulai pembicaraan yang tertunda dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk paket penyelamatan dan juga mencari bantuan dari China.

Baca Juga: Diperingati Setiap 9 Mei Oleh Negara-Negara Uni Eropa, Berikut Fakta Menarik Tentang Hari Eropa

Pihak berwenang Sri Lanka mengeluarkan perintah tembak di tempat pada hari Selasa, 10 Mei 2022 untuk memadamkan kerusuhan yang telah melihat bangunan dan kendaraan dibakar sehari setelah pulau itu diguncang oleh kekerasan dan kerusuhan mematikan.

"Telah diperintahkan untuk menembak di tempat siapa pun yang menjarah properti publik atau menyebabkan korban jiwa," ujar Kementerian Pertahanan Sri Lanka dikutip dari Hindustan times.

Mahinda Rajapaksa harus diselamatkan dalam operasi militer sebelum fajar pada hari Selasa setelah ribuan pengunjuk rasa yang marah menyerbu kediaman resminya semalam dan melemparkan bom bensin.

Komisi Tinggi India di Sri Lanka telah membantah spekulasi yang mengatakan bahwa mantan perdana menteri Mahinda Rajapaksa dan anggota keluarganya telah melarikan diri ke India.

Halaman:

Editor: Nurdian Ghufron

Sumber: Hindustan Times

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X