100 Hari Dimpimpin Taliban Afghanistan Sudah Rasakan Krisis Ekonomi, Berikut Faktornya

- Kamis, 25 November 2021 | 20:42 WIB
Taliban Rilis Aturan Ketat bagi Media, Pembaca Berita di Televisi Wajib Berhijab (Foto Antara)
Taliban Rilis Aturan Ketat bagi Media, Pembaca Berita di Televisi Wajib Berhijab (Foto Antara)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Di bawah kepemimpinan Taliban, Afghanistan kini diambang kehancuran.

Persis 100 hari pertama rezim Taliban berkuasa di negeri itu.

Seperti diketahui, sampai saat ini Taliban masih berjuang ke sana kemari mencari pengakuan dunia internasional di tengah ancaman kebangkrutan dan krisis ekonomi.

Menteri Luar Negeri Afghanistan rezim Taliban, Amir Khan Muttaqi, terus melakukan upaya diplomatik agar dunia internasional mau mengakui kelompoknya sebagai pemerintah Afghanistan yang sah.

Baca Juga: Rebutan Pengelolaan Limbah Pabrik Jadi Alasan Bentrok Ormas di Karawang?

Mengutip media lokal Afghanistan, Tolo News, delegasi Taliban pergi mengunjungi berbagai negara regional untuk membangun hubungan dengan pemerintah asing.

Dari upaya ini, setidaknya enam negara mengunjungi Afghanistan dan berbicara dengan pejabat Taliban.

Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi, Menteri Luar Negeri Uzbekistan Abdulaziz Kamilov, Utusan Khusus Jerman untuk Afghanistan dan Pakistan Jasper Wieck, dan Utusan Khusus Belanda untuk Afghanistan Emiel de Bont merupakan beberapa pejabat asing yang mengunjungi Afghanistan.

"Kebijakan diplomatik dan luar negeri Emirat Islam (Afghanistan) terbatas pada beberapa negara tetangga dan regional selama seratus hari. Berbagai negara tengah menunggu untuk melihat apakah Taliban akan memenuhi komitmen yang mereka janjikan sebelumnya atau tidak," kata mantan penasihat Kementerian Luar Negeri Afghanistan, Fakhruddin Qarizada.

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X