Pemulihan Ekonomi Indonesia Semakin Membaik, Menkeu Jelaskan Indikatornya

- Kamis, 25 November 2021 | 20:22 WIB
Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani/foto: istimewa
Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani/foto: istimewa

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Pemulihan ekonomi global masih sangat rapuh dipengaruhi oleh komplikasi kenaikan harga karena adanya supply disruption dan kenaikan harga komoditas.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN Kinerja dan Fakta (APBN KITA) November 2021 mengatakan bahwa hal ini akan menimbulkan dinamika global yang harus terus diwaspadai.

“APBN kita masih bekerja luar biasa keras, namun pemulihan ekonomi telah menopang konsolidasi dan pemulihan APBN juga. Jadi APBN memulihkan ekonomi, pemulihan ekonomi memulihkan kesehatan APBN", terang Menkeu pada Kamis (25/11).

"Inilah yang kita ingin terus jaga hubungan antara ekonomi dan APBN secara positif ini yaitu pemulihan berjalan terus sehingga kesehatan APBN juga bisa berjalan terus.” imbuhnya.

Baca Juga: Update Bentrok Ormas di Karawang yang Tewaskan Warga Rembang, 7 Orang Telah Diamankan Polisi

Baca Juga: Bentrok LSM di Karawang, Polisi Didesak Ungkap Pelaku Pengeroyokan Anggota LSM GMBI

Baca Juga: Seorang Pria Viral, Temukan Barang Mirip Jenglot di Pantai Kunjir Kalianda Lampung

Indikator konsumsi dan produksi terkini menunjukkan penguatan yang solid seiring pengendalian pandemi Covid19 yang membaik di Indonesia.

Optimisme konsumen terus menguat tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Oktober 113,4 atau tumbuh 43,5 persen karena dipengaruhi oleh membaiknya aktivitas ekonomi dan penghasilan masyarakat.

Halaman:

Editor: Bondan Nugrahanto

Sumber: Kemenkeu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X