STAI Khozinatul Ulum Blora Naik Status Jadi Institut Agama Islam, Gus Labib: Prodi Akan Ditambah

- Jumat, 30 Desember 2022 | 22:09 WIB
Gus Labib (kiri) saat usai menjadi narasumber dalam diskusi Forum Silaturahmi Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (Forsima PAI), beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu juga diberikan cinderamata kepada Bupati Blora Arief Rohman. (IST/Blora.suaramerdeka.com)
Gus Labib (kiri) saat usai menjadi narasumber dalam diskusi Forum Silaturahmi Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (Forsima PAI), beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu juga diberikan cinderamata kepada Bupati Blora Arief Rohman. (IST/Blora.suaramerdeka.com)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Khozinatul Ulum kini resmi berubah statusnya menjadi Institut Agama Islam (IAI) Khozinatul Ulum.

Perubahan status tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) 1334 tahun 2022.

Wakil Ketua 4 STAI Khozinatul Ulum, Ahmad Labib Hilmy mengatakan perubahan status tersebut akan berdampak kepada pengembangan kampus IAI Khozinatul Ulum kedepannya.

“Perubahan status ini yang memang sangat ditunggu-tunggu dan alhamdulillah sekarang dari STAI menjadi Institut Agama Islam Khozinatul Ulum,” ujar Gus Labib - sapaan akrabnya, Jumat (30/12/2022).

Baca Juga: Politisi PKB Blora Ini Sujud Syukur Perda Pesantren Akan Segera Disahkan

Adapun beberapa program studi (prodi) yang akan bisa dibuka yakni Ekonomi Syariah pada program Sarjana, Manajemen Bisnis Syariah pada program Sarjana, Perbankan Syariah pada program sarjana.

Juga ilmu Al Quran dan Tafsir, Ilmu Hadis, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasa Ibtidaiyah, dan Pendidikan Islam pada Usia Dini pada program sarjana.

“Selain itu kita juga nantinya bisa buka program pascasarjana. Prodi akan ditambah," ujarnya.

Dijelaskannya, dalam perubahan status tersebut istitut memiliki kewajiban melaksanakan sistem penjamin mutu internal program studi.

Baca Juga: Raperda Pesantren Akan Disahkan, Bupati Blora: Pesantren Semakin Sejajar dengan Pendidikan Formal

Dimana hasilnya diajukan kepada BAN-PT untuk memperoleh akreditasi.

“Untuk saat ini sudah ada 8 prodi, dengan perubahan status ini dimungkinkan penambahan prodi,” ujar Gus Labib yang juga Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Blora itu.

Menurutnya, ke depan IAI Khozinatul Ulum semakin memiliki rasa tanggung jawab dalam pembangunan SDM melalui sektor pendidikan.

“Pengabdian kami di dalam dunia pendidikan akan lebih meluas lagi,” katanya. Seperti diketahui, perubahan status tersebut yakni sejak 7 Desember 2022.***

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Lebih Dekat Laskar Jumat Berkah di Blora

Selasa, 21 Februari 2023 | 07:14 WIB

OJK Beri Rekomendasi Acuan ke TPKAD Blora

Kamis, 9 Februari 2023 | 19:39 WIB
X