Marak Aksi Pengeroyokan di Blora, Gus Labib Ingatkan Pengawasan Orang Tua dan Diknas

- Kamis, 17 November 2022 | 16:59 WIB
Ketua Komisi D DPRD Blora, Ahmad Labib Hilmy. (IST)
Ketua Komisi D DPRD Blora, Ahmad Labib Hilmy. (IST)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Belakangan ini, di Kabupaten Blora marak kasus pengeroyokan. Ironisnya, pelaku yang diamankan ada yang masih berstatus siswa sekolah.

Tentu saja hal ini harus menjadi perhatian khusus. Ketua Komisi D DPRD Blora, Ahmad Labib Hilmy mengatakan peran dan pengawasan orangtua, sekolah, dan Dinas Pendidikan (Disdik) sangatlah diperlukan.

“Inj menjadi perhatian khusus dalam dunia pendidikan kita. Ini kita butuh solusi yang konkrit agar (siswa) bisa dikontrol,” terang Gus Labib - sapaan akrabnya, Kamis (17/11/2022).

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Polres Blora menangkap 16 orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap tiga pemuda di lapangan Kridosono Blora Minggu (13/11/2022).

Baca Juga: Datangi Ditjen Migas, Gus Arief Berharap Kampung Jargas Blora Diperluas

Mereka terdiri dari empat orang dengan usia di bawah umur berstatus siswa sekolah dan 12 orang dewasa.

Tiga di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka tangkap karena terlibat aksi pengeroyokan terhadap tiga remaja di lapangan Kridosono Blora.

“Pemahaman ini tidak lepas dari Dinas Pendidikan ataupun sekolah saja. Artinya oeran orang tua juga perlu sangat dibutuhkan, pengawasan orang tua,” tuturnya.

Dampak dari kevakuman dunia pendidikan selama 3 tahun karena pandemi Covid 19 memang tidak bisa dipungkiri.

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X