Selokan Warga Pojokwatu Blora Masih Penuh dengan Minyak Mentah Pertamina dan Baunya Menyengat

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:02 WIB
Petugas masih mencari penyebab kebocoran pipa distribusi Pertamina di desa Pojokwatu, Blora. (Eko Wahyu Budi/blora.suaramerdeka.com)
Petugas masih mencari penyebab kebocoran pipa distribusi Pertamina di desa Pojokwatu, Blora. (Eko Wahyu Budi/blora.suaramerdeka.com)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Penyebab pasti kebocoran pipa distribusi minyak Pertamina di Jalan Cepu-Blora tepatnya di Desa Pojokwatu kecamatan Sambong masih belim diketahui.

Sampai berita ini diturunkan, petugas dari Pertamina masih melakukan pembenahan pipa distribusi tersebut.

Sebelumnya pihak Pertamina mengklaim jika kebocoran pipa distribusi minyak itu disebabkan usia dari pipa itu sendiri.

“Tim PEP Cepu Field melakukan penulusuran untuk mencari titik rembesan dan melakukan penanganan dan pembersihan disekitar rembesan di jalur pipa,” kata Field Manager PEP Cepu Field, Agung Wibowo, Selasa (9/8/2022).

Baca Juga: Kebocoran Pipa Pertamina di Desa Pojokwatu Sambong Blora Timbulkan Polusi Bau Menyengat

Pantauan dilokasi, Rabu (10/8/2022), rembesan minyak mentah masih memenuhi selokan warga. Berwarna hitam pekat dan berbau menyengat.

Disisilain, petugas dari Pertamina sendiri masih mencari tahu penyebab pasti kebocoran pipa minyak itu.

Dilokasi kejadian juga sudah dipasang garis kuning supaya warga tidak terlalu mendekat. Selain itu dua truck vakum untuk menyedot minyak rembesan juga sudah disiagakan oleh pihak pertamina.

Warga setempat mengatakan, kebocoran pipa distribusi minyak itu dalam setahun ini sudah dua kali terjadi. Pertama yakni pada Maret 2022 lalu.

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X