Kebocoran Pipa Pertamina di Desa Pojokwatu Sambong Blora Timbulkan Polusi Bau Menyengat

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:24 WIB
Logo Pertamina
Logo Pertamina

Baca Juga: Komentar Rocky Gerung untuk Kasus Brigadir J, Pertanyakan Keseriusan Kepolisian Mirip Penanganan Kasus KM 50

Meski sudah ditangani, bau menyengat tersebut tetap tercium bahkan sejak kebocoran pipa terjadi beberapa bulan yang lalu, yang lokasinya tidak jauh dari lokasi kebocoran saat ini.

"Bau lantung itu sudah lama, sejak bocor beberapa bulan yang lalu. Mungkin Pertamina menganggap hanya rembesan sehingga tidak begitu di respon," tambah Wito.

Terpisah, Field Manager PEP Cepu Field, Agung Wibowo, menduga kebocoran minyak tersebut merupakan sisa minyak yang berada di dalam pipa yang sudah tidak dipakai lagi.

“Sesaat setelah diketahui adanya ceceran minyak, tim PEP Cepu Field langsung melakukan penulusuran untuk mencari titik rembesan dan melakukan penanganan dan pembersihan disekitar rembesan di jalur pipa,” kata Agung.

Sesuai dengan Standar Operating Prosedur (SOP) untuk pengamanan lokasi, lanjutnya, PEP Cepu Field memasang safety line dan melakukan pula penyekatan drainase_serta anak sungai.

Dikatakan Agung saat ini jalur pipa ledok - menggung tidak aktif digunakan karena pengiriman minyak menggunakan truckline.

PEP Cepu field juga melakukan kordinasi dan bekerjasama dengan Pemerintah setempat serta terus melakukan pembersihan ceceran di area tersebut.

Diketahui pada Maret 2022 lalu, pipa distribusi minyak milik Pertamina juga mengalami kebocoran di kecamatan Sambong kabupaten Blora. Akibatnya, minyak mengalir di selokan dan menjadi rebutan warga sekitar.***

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X