Apa Keuntungan Jadi Sister City? Sebuah Kerjasama yang Dilakukan Pemkab Blora dengan Kota Maju di Luar Negeri

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 11:36 WIB
Tekad FPCI yang akan membantu Blora tersebut disampaikan langsung oleh Dino Patti Djalal kepada Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, dalam rapat koordinasi di Le Meredien Hotel Jakarta, Kamis (21/7/2022). (Dok Humas Setda Blora)
Tekad FPCI yang akan membantu Blora tersebut disampaikan langsung oleh Dino Patti Djalal kepada Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, dalam rapat koordinasi di Le Meredien Hotel Jakarta, Kamis (21/7/2022). (Dok Humas Setda Blora)

Awalnya, ini adalah kerja sama antara pemerintah kota di satu negara dengan pemerintah kota di luar negeri, yang tujuannya untuk mengembangkan hubungan persahabatan dan saling pengertian antara negara yang berbeda.

Namun kini bergeser ke bentuk kerja sama yang konkrit dan saling menguntungkan. Di Indonesia aturan terkait sister city ini diatur dalam surat edaran Mendagri No. 193/1652/PUOD pada 26 April 1993. SE ini mengatur tentang tata cara pembentukan hubungan kerja sama.

Di Indonesia konsep Sister City lebih condong ditujukan untuk pembangunan ekonomi, namun bilang lain seperti pendidikan dan budaya termasuk salah satu isu yang penting dalam skema Sister City.

Ada beberapa isu yang menjadi bidang kerja sama Sister City, antara lain, ekonomi, perdagangan, investasi, industri, dan pariwisata, ilmu pengetahuan, teknologi, dan administrasi.

Termasuk pendidikan, kebudayaan, kesejahteraan sosial, pemuda dan olahraga, serta bidang-bidang lain yang disetujui kedua belah pihak.***

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X