Apa Keuntungan Jadi Sister City? Sebuah Kerjasama yang Dilakukan Pemkab Blora dengan Kota Maju di Luar Negeri

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 11:36 WIB
Tekad FPCI yang akan membantu Blora tersebut disampaikan langsung oleh Dino Patti Djalal kepada Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, dalam rapat koordinasi di Le Meredien Hotel Jakarta, Kamis (21/7/2022). (Dok Humas Setda Blora)
Tekad FPCI yang akan membantu Blora tersebut disampaikan langsung oleh Dino Patti Djalal kepada Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, dalam rapat koordinasi di Le Meredien Hotel Jakarta, Kamis (21/7/2022). (Dok Humas Setda Blora)

Seperti Korea, Jepang, China, Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Australia. "Kita akan cari mana yang paling pas," papar mantan Dubes Indonesia untuk USA 2010-2013 ini.

Dirinya menyambut baik dan mengapresiasi komitmen Bupati Blora yang sangat kuat untuk membangkitkan kerja sama sister city dengan jaringan luar negeri.

"Jarang ada Bupati yang punya wawasan luas seperti beliau ini. Biasanya malah Kemenlu cari daerah mana yang siap, ini justru Bupati nya yang aktif membangun komunikasi dengan kami. InsyaAllah akan terus kita kawal bersama agar Blora kedepan bisa lebih baik lagi. Kapan kapan nanti saya tak ke Blora," imbuh Dino.

Baca Juga: Nasib Pratama Arhan Tak Dimainkan Klub Tokyo Verdy yang Masuk 8 Besar Piala Kaisar, Ada Apa Gerangan?

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman, mengucapkan terimakasih kepada Dino Patti Djalal dan jajaran FPCI yang telah membantu menyusun studi pelaksanaan sister city dan inovasi BUMD untuk Kabupaten Blora.

"Terimakasih Pak Dino dan kawan-kawan. Kami ingin sister city ini nantinya membangkitkan pembangunan berwawasan green ekonomi, dan green energi," kata Arief.

Mengingat wilayah Blora ini hampir separuhnya hutan, lanjutnya, ia ingin kelestarian alam tetap diutamakan namun menghasilkan ekonomi untuk masyarakat kita. Selain itu juga sektor migas, dan potensi gas carbon yang dulu sempat kita jajaki dengan Jepang.

"Akan kita tanyakan lagi tindak lanjutnya seperti apa dari Pertamina dan ITB," katanya. Lewat program sister city ini, Arief ingin banyak ilmu yang didapatkan Blora untuk menarik investasi ke daerah.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan, Kepala Dinsos P3A, Kabag Pemerintahan dan perwakilan Kabag Prokompim.

Sekedar diketahui, Sister City atau kota bersaudara adalah konsep menghubungkan dua kota di lokasi negara yang berbeda untuk menciptakan koneksi budaya dan kontak sosial antar penduduk.

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X