Data Lapangan Kerja Sektor Pertanian di Blora Semakin Ditinggalkan, Beralih ke Manufaktur

- Senin, 17 Januari 2022 | 18:43 WIB
Presiden Jokowi bersama dengan petani  di sekitar Bendungan Randugunting , Kepala negara berharap taraf hidup Petani Blora Meningkat Dengan Adanya Bendungan  di Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu, 5 Januari 2022. (BPMI/Setpres)
Presiden Jokowi bersama dengan petani di sekitar Bendungan Randugunting , Kepala negara berharap taraf hidup Petani Blora Meningkat Dengan Adanya Bendungan di Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu, 5 Januari 2022. (BPMI/Setpres)

BLORA.SUARAMERDEKA.COM - Masih luasnya lahan pertanian di Blora, Jawa Tengah, ternyata tidak sebanding dengan peningkatan jumlah SDM di bidang tersebut.

Hal itu terlihat dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blora yang diunggah per 3 Desember 2021.

Dari unggahan tersebut, di tahun 2021, sektor pertanian menyerap tenaga kerja sebesar 45,63 persen, menurun 1,88 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dimana prosentase tenaga kerja di sektor pertanian Blora mencapai 47,51 persen.

Baca Juga: Profil dan Biodata Haruna Soemitro, EXCO PSSI yang Viral Usai Berbicara Match Fixing dan Kritik Shin Tae-yong

Artinya di 2021 lalu, jumlah penduduk bekerja menurut lapangan pekerjaan utama menunjukkan tren peningkatan di sektor jasa dan manufaktur.

Tercatat, jumlah penduduk bekerja di sektor jasa sebanyak 36,78 persen.

Bekerja di sektor Manufaktur sebanyak 17,59 persen.

Masing-masing meningkat 1,72 persen dan 0,17 persen.

Halaman:

Editor: Eko Wahyu Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X